Diskusi bersama pemerintahan desa : Tata Cara Penanganan Kasus dan Advokasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI)

Kegiatan di ikuti oleh 10 orang pemuda yang berasal dari desa tapan rejo dan ada beberapa dari luar desa tapanrejo. Dengan fasilitator Agung Subastian dan dipandu oleh moderator Exy Yudiawan.
Kegiatan ini di selenggarakan oleh komunitas buruh migran blambangan, bertempat di MU Kafe Depan RTH Blambangan Muncar.
Proses dari kegiatan ini antara lain :
1. Dalam pembukaan awal ini Exy Yudiawan memperkenalkan peserta diskusi satu persatu. Kemudian exy menjelaskan kronologi proses pelaporan dari korban kepada komunitas buruh migran blambangan.
2. Korban beriniasial MC, Warga Dusun Kedungsumur Desa Kedungggebang Kecamatan Tegaldlimo, Sharing situasi dan kronologi kejadian oleh korban berinisial MC yang menjadi korban penipuan Sponsor PPTKIS.
3. Agung Subastian menjelaskan pentingnya penulisan kronologi diri dan memberikan teknis tata cara penulisan kronologi kejadian dalam rangka proses advokasi.

Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kemauan untuk melapor dari korban tinda pidana penipuan dan traficking itu menjadi penting dalam sebuah pendampingan dan avokasi buruh migran. Jika terjadi kasus tindak pidana traficking di Banyuwangi segera melapor kepada lembaga pelayanan publik seperti polisi, Dinsosnakertrans Kabupaten Banyuwangi dan lembaga yang memberikan layanan pendampingan buruh migran.
Hasil dari halal bihalal dan temu jaringan buruh migran ini antara lain :
7. Komitmen bersama untuk saling berjejaring untuk menyuarakan gerakan anti tindak pidana perdagangan manusia di Kabupaten Banyuwangi.
8. Peserta berkomitmen untuk siap kapan saja dan saling membantu dalam proses advokasi korban tindak pidana perdagangan manusia.
9. Komitmen dalam proses advokasi untuk membiasakan menuliskan diri dengan menggunakan sebuah kronologi kasus.

Rencana tindak lanjut dalam kegiatan ini akan membantu proses advokasi dari kasus percobaan tindak pidana perdagangan manusia korban MC warga Desa Kedunggebang Kecamatan Tegaldlimo. Selanjutnya akan berjejaring untuk menerima pengaduan dari masyarakat dan memberikan layanan pendampingan terhadap kasus ketenagakerjaan khususnya buruh migran yang ada di wilayah kabupaten Banyuwangi(Kamis, 21 Juli 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *