Halal Bihalal & Temu jaringan Buruh Migran

Kegiatan di ikuti oleh beberapa perwakilan komunitas BMI di luar negeri seperti Serantau Malaysia, SBMI dan VoM Hong Kong, serta Garda BMI Brunnei Darussalam untuk terhubung dan bertemu dengan jejaring pegiat Buruh Migran Indonesia (BMI) dari beberapa daerah seperti DPN SBMI, Jaringan Buruh Migran (JBM), Migrant Institute, BUMI Blambangan Banyuwangi, Bumi Gumelar, Pena Desa, Paguyuban Seruni, JBM Jateng, SBMI Wonosobo, Tim PSDBM, perwakilan akademisi, dan beberapa relawan di JBM eberapa perwakilan komunitas BMI di luar negeri seperti Serantau Malaysia, SBMI dan VoM Hong Kong, serta Garda BMI Brunnei Darussalam untuk terhubung dan bertemu dengan jejaring pegiat Buruh Migran Indonesia (BMI) dari beberapa daerah seperti DPN SBMI, Jaringan Buruh Migran (JBM), Migrant Institute, BUMI Blambangan Banyuwangi, Bumi Gumelar, Pena Desa, Paguyuban Seruni, JBM Jateng, SBMI Wonosobo, Tim PSDBM, perwakilan akademisi, dan beberapa relawan di JBM.

Kegiatan ini di selenggarakan oleh INFEST dan bertempat di Rimbono Homestay Desa Nglinggo, Samigaluh Kulon Progo Yogyakarta.

Proses dari kegiatan ini antara lain :
1. Dalam kegiatan ini komunitas buruh migran blambangan dapat halal bi halal dan temu jejaring Buruh Migran dari Indonesia dan dari luar negeri,
2. Dalam pertemuan itu juga terdapat diskusi dalam perkembangan kebijakan buruh migran baik di Indonesia, maupun beberapa negara penempatan BMI.
3. Selain itu juga didalam kegiatan tersebut juga diberikan pemahaman tentang merumuskan rencana aksi dan mekanime kerja berjejaring, agar kerja-kerja komunitas BMI di dalam dan di luar negeri saling terhubung yang dipandu oleh fasilitator Muhammad Irsyadul Ibad (Direktur INFEST).
4. Komunitas Buruh Migran Blambangan memperoleh informasi dan wawasan baru dari pengembangan potensi lokal (SDA dan SDM) yang dilakukan masyarakat Desa Wisata Nglinggo. Harapanya dapat diaplikasikan di adaptasi di desa basis BMI dan sumber ekonomi masyarakat desa sehingga mereka tidak jadi pergi ke luar negeri kembali.

Kesimpulan dari kegiatan ini adalah komunitas Bumi Blambangan memperoleh wawasan baru dalam hal situasi perkembangan kebijakan buruh migran terkini baik didalam negeri maupun di luar negeri, pemahama tentang merumusukan sebuah rencana aksi dan mekanisme kerja berjejaring. Selain itu juga komunitas juga dapat pemahaman baru bagaimana mengelola potensi desa untuk dapat di kembangkan guna meningkatkan ekonomi masyarakat agar tidak menjadi TKI kembali.

Hasil dari halal bihalal dan temu jaringan buruh migran ini antara lain :
4. Komitmen bersama untuk berjejaring komunitas dan organisasi BMI baik di Indonesia maupn d luar negeri.
5. Komitmen untuk saling bertukar informasi situasi terkin perkembangan kebiajakan buruh migran.
6. Untuk daerah basis BMI, saling berkomitmen untuk mengembangkan potensi lokal khususnya desa untuk menekan arus migrasi TKI ke luar negeri.

Rencana tindak lanjut dalam kegiatan ini dimana masing- masing perwakilan untuk membentuk kelompok kerja pemberdayaan untuk saling terhubung dan saling berbagi pengetahuan seputar pemberdayaan mantan serta keluarga BMI di desa(Sabtu- Minggu, 16-17 Juli 2016).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *